Nama-nama Malaikat dan Tugas-tugasnya

1 komentar Senin, 10 Oktober 2011 di 05.01 - Edit entry?

Part 1:
Allah Ta’ala berfirman,
“Bukanlah menghadapkan wajahmu ke arah Timur dan Barat itu suatu kebaikan, akan tetapi sesungguhnya kebaikan itu ialah beriman kepada Allah, Hari Kemudian, malaikat-malaikat, nabi-nabi …” (QS. Al Baqarah : 177)
“Barangsiapa kafir kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya, dan Hari Kemudian, maka orang itu telah sesat sejauh-jauhnya” (QS. An Nisaa’ : 136)
Rasulullah ShallallaHu ‘alaiHi wa sallam bersabda ketika Jibril bertanya kepada beliau tentang iman,
“Hendaklah kamu beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya, Hari Akhir dan beriman kepada takdir baik dan buruk-Nya” (HR. Muslim no. 8, dari Umar bin Khaththab radhiyallaHu ‘anHu)
Dalam hadits shahih yang lain Rasulullah ShallallaHu ‘alaiHi wa sallam bersabda,
“Malaikat diciptakan dari cahaya, jin diciptakan dari api dan Adam diciptakan dari apa yang telah diciptakan kepada kalian” (HR. Muslim no. 2996, dari ‘Aisyah radhiyallaHu ‘anHa)
Berikut ini nama beberapat malaikat-malaikat Allah Ta’ala beserta tugas-tugasnya :
1. Jibril
Adalah malaikat yang diberikan amanat untuk menyampaikan wahyu, turun membawa petunjuk kepada Rasul agar disampaikan kepada umat. Allah Ta’ala berfirman,
“Dan sungguh dia (Muhammad) telah melihatnya (Jibril) di ufuk yang terang” (QS. At Takwiir : 23)
Rasulullah ShallallaHu ‘alaiHi wa sallam bersabda,
“Aku melihatnya (Jibril) turun dari langit, tubuhnya yang besar menutupi antara langit sampai bumi” (HR. Muslim no. 177, dari ‘Aisyah radhiyallaHu ‘anHa)
Abdullah bin Mas’ud radhiyallaHu ‘anHu menjelaskan bahwa Nabi Muhammad ShallallaHu ‘alaiHi wa sallam melihat jibril memiliki enam ratus sayap (HR. al Bukhari no. 4857)
2. Mika-il
Dialah yang diserahi tugas mengatur hujan dan tumbuh-tumbuhan dimana semua rizki di dunia ini berkaitan erat dengan keduanya. Terdapat penyebutan Jibril dan Mika-il secara bersamaan dalam satu ayat, Allah Ta’ala berfirman,
“Barangsiapa menjadi musuh Allah, malaikat-malaikat-Nya, rasul-rasul-Nya, Jibril dan Mika-il, maka sesungguhnya Allah musuh bagi orang-orang kafir” (QS. Al Baqarah : 98)
3. Israfil
Dia diserahi tugas meniup sangkakala atas perintah Rabb-nya dengan tiga kali tiupan. Pertama adalah tiupan keterkejutan, tiupan kedua adalah tiupan kematian dan tiupan ketiga adalah tiupan kebangkitan.
4. Malik
Dia adalah penjaga neraka. Allah Ta’ala berfirman,
“Mereka berseru, ‘Hai Malik, biarlah Rabb-mu membunuh kami saja’. Dia menjawab, ‘Kamu akan tetap tinggal (di Neraka ini)’. Sesungguhnya Kami telah membawa kebenaran kepada kamu tetapi kebanyakan diantara kamu benci kepada kebenaran itu” (QS. Az Zukruf : 77-78)
5. Ridhwan
Dia adalah penjaga Surga. Ada sebagian hadits yang dengan jelas menyebutkan dirinya (al Bidaayah wan Nihaayah I/45)
6, 7. Munkar dan Nakir
Terdapat penyebutan dengan mereka di dalam hadits Abu Hurairah radhiyallaHu ‘anHu, Rasulullah ShallallaHu ‘alaiHi wa sallam bersabda,
“Tatkala orang yang mati telah dikubur, datanglah kepadanya dua malaikat yang hitam kebiruan, salah satu diantara keduanya dinamakan Munkar dan yang lainnya dinamakan Nakir” (HR. at Tirmidzi, dihasankan oleh Syaikh al Albani dalam Shahiih Sunan at Tirmidzi no. 856)
8, 9. Harut dan Marut
Keduanya termasuk malaikat yang namanya tertulis di dalam al Qur’an. Allah Ta’ala berfirman,
“Padahal Sulaiman tidak kafir (mengerjakan sihir), hanya syaithan-syaithan itulah yang kafir (mengerjakan sihir). Mereka mengajarkan sihir kepada manusia dan apa yang diturunkan kepada dua malaikat di negeri Babil, yaitu Harut dan Marut” (QS. Al Baqarah : 102)
10. Ar Ra’d
Malaikat ini bertugas mengatur awan. Ibnu Abbas radhiyallaHu ‘anHu berkata,
“Orang-orang Yahudi datang menemui Nabi, lalu mereka bertanya, ‘Wahai Abul Qasim, kami akan bertanya kepadamu tentang beberapa hal. Jika engkau menjawabnya maka kami akan mengikuti, mempercayai dan beriman kepadamu’.
Mereka bertanya, ‘Beritahukan kepada kami tentang ar Ra’d, apakah itu ?’. Beliau menjawab, ‘Salah satu malaikat yang diserahi tugas untuk mengatur awan’” (HR. an Nasai, dihasankan oleh Syaikh al Albani dalam ash Shahihah no. 1872)
10. ‘Izra-il
Penamaannya dengan malaikat maut tidak disebutkan dengan jelas di dalam al Qur’an maupun hadits-hadits yang shahih. Adapun penamaan dirinya dengan ‘Izrail terdapat di sebagian atsar. WallaHu a’lam. (al Bidaayah wan Nihaayah I/42)
12, 13. Raqib dan ‘Atid
Sebagian ulama menjelaskan bahwa diantara malaikat ada yang benama Raqib dan ‘Atid. Allah Ta’ala berfirman,
“Maa yalfizhu min qaulin illaa ladayHi raqiibun ‘atiidun” yang artinya “Tidak suatu ucapan pun yang diucapkan melainkan ada di dekatnya malaikat pengawas yang selalu hadir” (QS. Qaaf : 18)
Namun demikian pendapat ini tidak benar, wallaHu a’lam. Keduanya hanya sifat bagi dua malaikat yang mencatat perbuatan hamba. Makna Raqib dan ‘Atid ialah dua malaikat yang hadir, menyaksikan di dekat hamba, bukan dua nama dari dua malaikat (al Bidaayah wan Nihaayah I/35-49)
Maraji’ :
Memasuki Dunia Malaikat, Shalahuddin Maqbul Ahmad, Pustaka Ibnu Katsir, Bogor, Cetakan Pertama, Syawwal 1427 H/November 2006 M.
Part II:


Berikut ini adalah nama malaikat yang ada di Al-Quran maupun di Hadist Nabi dengan jumlah sepuluh malaikat yang harus kita ketahui nama dan jabatan atau tigas mereka. Jumlah malaikat sebenarnya tidak terhitung jumlahnya. Malaikat diciptakan oleh Allah SWT dari bahan cahaya atau nur yang diciptakan Allah hanya untuk menyembahNya tanpa memiliki hawa nafsu seperti layaknya manusia dan setan yang terkutuk.
1. Malaikat Jibril memiliki tugas / bertugas menyampaikan wahyu dari Allah SWT.
2. Malaikat Isrofil / Izrofil memiliki tugas / bertugas meniup sangkakala penanda hari kiamat telah tiba.
3. Malaikat Izroil / Isroil / Maut memiliki tugas / bertugas mencabut nyawa.
4. Malaikat Rokib / Rakib / Raqib / Roqib memiliki tugas / bertugas memcatat segala perbuatan amal baik atau kebajikan seseorang.
5. Malaikat Atit / Atid memiliki tugas / bertugas mencatat segala perbuatan buruk, bejat dan dosa seseorang.
6. Malaikat Mungkar / Munkar memiliki tugas / bertugas menanyakan seseorang di alam kubur mengenai segala perbuatannya semasa hidup di dunia.
7. Malaikat Nakir memiliki tugas / bertugas menanyakan seseorang di alam kubur mengenai segala perbuatannya semasa hidup di dunia. Sama dengan job desc malaikat Munkar
8. Malaikat Mikail memiliki tugas / bertugas memberikan dan menyampaikan rejeki / rizki.
9. Malaikat Ridwan memiliki tugas / bertugas menjaga pintu surga
10. Malaikat Malik memiliki tugas / bertugas menjaga pintu neraka
Tambahan malaikat berdasarkan kitab suci Alquran :
- Malaikat zabaniyah / zabaniah : 19 malaikat penyiksa dalam neraka
- Humalatur arsy : Empat malaikat pembawa Arsy Allah SWT
READ MORE »

Kitab Suci Allah SWT : Taurat, Zabur, Injil & AlQuran - Kitab Suci Agama Islam yang Wajib Diimani Kaum Muslim - Agama Islam

0 komentar di 04.46 - Edit entry?
Dalam agama Islam dikenal empat buah kitab yang wajib kita percaya serta kita imani. Jumlah kitab suci sebenarnya tidak dijelaskan dalam Alquran dan juga dalam Hadis. Selain dari kitab Allah yang diturunkan melalui rosul melalui malaikat jibril, kita juga bisa berpedoman pada hadist nabi Muhammah SAW dan sahifah-sahifah / suhuf / lembaran firman Allah SWT yang diturunkan pada nabi Adam, Ibrahim dan Musa AS.

Percaya pada kitab-kitab Allah SWT hukumnya adalah wajib 'ain atau wajib bagi seluruh warga muslimin di seluruh dunia. Dilihat dari pengertian atau arti definisi, kitab Allah SWT adalah kitab suci yang merupakan wahyu yang diturunkan oleh Allah SWT melalui rasul-rasulnya untuk dijadikan pedoman hidup umat manusia sepanjang masa. Orang yang mengingkari serta tidak percaya kepada Alquran disebut orang-orang yang murtad.
Daftar kitab Allah SWT beserta Rasul penerima wahyunya :
1. Kitab Taurat diturunkan kepada Nabi Musa AS berbahasa Ibrani
2. Kitab Zabur diturunkan kepada Nabi Daud AS berbahasa Qibti
3. Kitab Injil diturunkan kepada Nabi Isa AS berbahasa Suryani
4. Kitab Al-Quran diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW berbahasa Arab
Tambahan :
Kitab suci injil yang saat ini dijadikan kitab suci oleh kaum nasrani / kristen katolik & protestan sangat berbeda dengan injil yang diwahyukan kepada nabi Isa AS semasa hidupnya untuk kaumnya. Oleh sebab itu datang Alqur'an untuk menjadi penyempurna seluruh kitab suci yang pernah ada.

di dapat di:
Organisasi.org
READ MORE »

Teknik Dasar Bermain Sepak Bola

2 komentar Minggu, 02 Oktober 2011 di 04.10 - Edit entry?

 Ada beberapa teknik dasar dalam permainan sepak bola yang harus dikuasai oleh pemain,antara lain teknik menendang, menggiring, mengontrol, menyundul, dan menghentikan bola.


1.     Menendang Bola
   Pemain Sepak bola harus mampu melakukan gerakan menendang bola dengan baik dan benar sesuai dengan fungsi atau bagian kaki yang akan digunakan. Pada dasarnya cara menendang bola dapat dibedakan menjadi empat, yaitu:
a.     teknik menendang dengan kaki bagian dalam,
b.    teknik menendang bola dengan punggung kaki,
c.     teknik menendang dengan punggung kaki bagian dalam, dan
d.    teknik menendang dengan punggung kaki bagian luar.

a.     Teknik menendang dengan kaki bagian dalam
          Teknik menendang dengan kaki bagian dalam dapat dilakukan sebagai berikut:
1). Sikap Permulaan
   Posisi badan lurus dengan bola. Salah satu kaki menumpu di samping bola dengan ujung kaki mengarah ke depan serta lututnya sedikit ditekuk dan badan agak condong ke depan. Kaki sepak (tendang) dibuka keluar selebar 90o hingga mata kaki mengarah ke depan bola. Pandangan dipusatkan pada bola yang akan ditendang. Kedua lengan menjaga keseimbangan.
2). Gerakan
   Kaki tendang ditarik ke belakang, kemudian diayunkan ke depan mengenai bola dengan menggunakan kaki bagian dalam tepat pada titik pusat tendangan hingga bola bergerak ke depan.
3). Sikap akhir
   Gerakan selanjutnya diikuti oleh gerak lanjut dari kaki tendang yang diimbangi anggota tubuh lainnya. Kesalahan yang sering terjadi adalah:
a). sikap badan kaki;
b). kaki tumpu tidak di samping bola;
c). badan kurang condong ke depan;
d). tidak diikuti gerak lanjut.

b.    Teknik menendang bola dengan punggung kaki bagian dalam
   Teknik menggunakan punggung kaki dapat dilakukan sebagai berikut.
1). Sikap permulaan
   Sikap badan di belakang bola yang menyudut ± 30o. Kemudian, pada saat akan menendang bola tumpuan kaki harus di samping bola yang berjarak sekepal tangan. Bersamaan dengan mengayun kaki tendang bola ke belakang. Badan sedikit condong ke depan dan kedua lengan menjaga keseimbangan. Pandangan dipusatkan ke bola.
2). Gerakan
   Pada saat kaki tendang mengayun ke depan, kaki mengarah ke bola, pergelangan kaki di titik tengah, ujung kaki selangkah ke samping bawah, kemudian bola ditendang tepat pada sasaran titik pusat tendangan.
3). Sikap Akhir
   Sikap akhir tendangan diikuti oleh gerak lanjut kaki tenang yang diikuti anggota badan seluruhnya.

c.     Menendang bola dengan punggung kaki
   Teknik menendang dengan punggung kaki adalah sebagai berikut:
1). Sikap permulaan
   Pemain berdiri agak ke belakang di samping bola dengan jarak kaki tumpu lebih kurang sekepal tangan. Kemudian, gerak kaki tendang ke belakang lurus dengan bola. Pandangan ke arah tendangan.
2). Gerakan
   Dengan mengayunkan dan menggerakkan kaki tendanglah bola sekuat-katnya ke depan dengan menggunakan punggung kaki.
3). Sikap akhir
   Sikap akhir dari tendangan diikuti dengan gerak lanjut kaki tendang dan diikuti oleh anggota tubuh lainnya.

2.     Mengontrol Bola
   Mengontrol bola adalah suatu upaya untuk menguasai bola sebelum bola dihentikan oleh kaki. Dalam upaya mengontrol bola pemain harus dalam kondisi siap dengan pengamanan yang tepat agar dapat menguasai bola sepenuhnya. Setelah bola tersebut terkontrol dengan baik, bola baru dihentikan.
   Menghentikan bola dapat dilakukan dengan cara:
a.     menghentikan bola dengan telapak kaki;
b.    menghentikan bola dengan punggung kaki;
c.     menghentikan bola dengan dada;
d.    menghentikan bola dengan paha;
e.     menghentikan bola dengan perut.

a.     Mengontrol dan menghentikan bola dengan telapak kaki
   Sebelum menghentikan bola dengan telapak kaki, pemain terlebih dahulu mengontrol dan mendekati bola yang sedang bergerak. Bola tersebut dihentikan dengan telapak kaki, dengan cara mnyongsong bola yang datang, kemudian telapak kaki ditarik ke belakang bersamaan dengan datangnya bola.
b.    Menghentikan bola dengan punggung kaki
   Pada umumnya menghentikan bola dengan punggung kaki dilakukan jika bola jatuh dari udara. Cara menghentikan bola dengan punggung kaki sebagai berikut:
1). pemain bergerak ke arah bola,
2). tepat di bawah bola melambung, angkatlah kaki ke depan atas yang digerakkan untuk menghentikan bola dengan punggung kaki,
3). tahan bola dengan menggunakan punggung kaki dengan sedikit sentuhan atau tarikan,
4). bola jatuh di antara kedua kaki.

c.     Menghentikan bola dengan dada
Cara menghentikan bola dengan dada sebagai berikut.
1). Pemain mengontrol bola yang melayang dengan cermat,
2). majulah untuk menjemput bola,
3). dalam posisi seimbang, dada dibuka lebar dan kedua tangan melebar,
4). tahan bola tepat di dada dengan sedikit sentuhan atau tarikan ke belakang,
5). bola jatuh di antara kedua kaki.

d.    Menghentikan bola dengan paha
   Cara menghentikan bola menggunakan paha adalah sebagai berikut
1). pemain mengontrol dan mengamati bola yang melayang di udara.
2). pemain bergerak ke arah datangnya bola.
3). tempatkan tubuh di bawah datangnya bola dalam posisi seimbang.
4). angkat salah satu kaki yang akan digunakan, kemudian tekuk lutut hingga bidang datar paha berada tepat di bawah lambungan bola.
5). dengan sedikit sentuhan, bola dihentikan dengan paha.
6). bola jatuh di antara dua kaki.

e.     menghentikan bola dengan perut
   Menahan bola dengan menggunakan perut dapat dilakukan apabila posisi bola melayang di atas tanah.
   Caranya sebagai berikut.
1). amati pergerakan bola yang melayang.
2). bergerak ke depan menjemput bola.
3). dengan menjaga keseimbangan, tahan bola dengan menggunakan perut dengan sentuhan atau menarik perut ke belakang dan jatuhkan bola di antara kedua kaki.

3.     Menggiring Bola
   Menggiring bola adalah suatu gerakan membawa bola dengan menggunakan kaki untuk menuju daerah pertahanan lawan dan untuk mengelak penjagaan lawan.
   Ada beberapa cara menggiring bola, yaitu menggiring bola menggunakan punggung kaki bagian dalam dan menggiring bola menggunakan punggung kaki bagian luar.
a.     Menggiring bola menggunakan punggung kaki bagian dalam
   Cara melakukannya adalah sebagai berikut:
   1). Sikap permulaan
          Posisi badan agak condong ke depan punggung kaki bagian dalam dekat bola, paha sedikit ditekuk dan kaki kiri digunakan untuk bertumpu. Letak kaki tumpudi samping bola dengan sedikit lutut dan kedua lengan menjaga keseimbangan.
   2). Gerakan
          Pemain bergerak ke depan sambil menggiring bola, kaki dan bola sekali-kali bersentuhan, dan kedua kaki selalu dekat dengan bola. Sesuaikan irama langkah dengan bola.

b.    Menggiring bola menggunakan punggung kaki bagian luar
   Caranya adalah sebagai berikut:
   1). Sikap permulaan
          Salah satu kaki ditempatkan di depan dengan pergelangan kaki sedikit diputar ke dalam, lutut agak ditekuk, dan kaki lainnya sebagai tumpuan. Sikap badan sedikit condong ke depan dan berat badan berada di kaki belakang dengan kedua lengan bergantung rileks.
   2). Gerakan
          Pemain bergerak ke depan dengan kedua kaki selalu berdekatan dengan bola. Persentuhan bola dengan kaki tepat pada kaki bagian luar.

4.     Menyundul Bola
   Menyundul bola adalah suatu upaya mengambil bola yang melayang di udara dengan menggunakan kepala.
   Daerah  perkenaan bola dan kepala pada saat akan melakukan sebuah sundulan adalah kening, karena kening merupakan bagian yang terkuat dari kepala.
a.     Menyundul dengan awalan melompat
   Cara menyundul dapat dilakukan sebagai berikut:
1). Sikap permulaan
   Pemain berdiri dalam posisi seimbang menghadap sasaran. Pandangan mengarah dan mengontrol bola yang berada di udara.
2). Gerakan
   Bergeraklah mendekati bola setelah berjarak satu meter antar kepala dan bola, lalu melompat untuk melakukan sundulan dengan menguatkan leher. Sundulan bola dilakukan dengan kepala atau kening. Mendaratah dengan tumpuan kaki.
b.    Menyundul bola tanpa awalan
   Cara melakukannya adalah sebagai berikut:
1). Sikap Permulaan
   Pemain berdiri dalam posisi seimbang menghadap ke arah bola y7ang datang. Kedua kaki dibuka sejajar bahu dan pandangan ke arah bola. Kedua lengan terbuka ke samping tetapi rileks.
2). Gerakan
   Bola kira-kira satu meter di depan kepala dengan melengkungkan sedikit ke belakang otot leher. Kemudian, gerakan bola ke depan sehingga kepala menyundul bola.

5.     Merebut bola dari kaki lawan
   Merebut bola adalah usaha untuk menguasai atau menghadang bola dari penguasaan lawan. Hal itu biasa dilakukan ketika pemain sedang berada dalam posisi bertahan.
Teknik merebut bola dapat dibedakan menjadi:
a). merebut bola dari posisi depan,
b). merebut bola dari posisi samping,
c). merebut bola sambil meluncur, dan
d). merebut bola dengan menggunakan bahu.

   Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh pemain dalam merebut bola, yaitu:
a.     Konsentrasi dan pandangan selalu mengarah pada bola,
b.    saat menghadang bola, dibutuhkan ketenangan dan keseimbangan,
c.     dituntut ketepatan dalam merampas bola,
d.    ketika melakukan perebutan bola, tidak boleh melakukan pelanggaran.

Referensi
Buku Pendidikan Jasmani SMA 1
READ MORE »